Bambu sering dianggap “kayu orang kampung”. Padahal, bambu adalah salah satu tumbuhan dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Beberapa jenisnya dapat tumbuh puluhan sentimeter dalam sehari pada masa pertumbuhan rebung.

Rumput, bukan pohon

Secara botani bambu termasuk keluarga rumput-rumputan. Rumpun bambu dapat dipanen secara selektif setiap tahun tanpa perlu ditanam ulang, karena tunas baru terus tumbuh dari sistem perakaran.

Manfaat ekologis

  • Perakaran rapat membantu menahan erosi di tebing sungai dan lereng.
  • Rumpun bambu menjaga tata air di sekitar mata air.
  • Biomassanya menyerap karbon selama tumbuh.

Peluang ekonomi

Dengan pengawetan yang tepat, bambu dapat menjadi bahan bangunan, lantai, mebel, hingga produk laminasi. Kunci kualitasnya ada pada umur panen dan perlakuan pascapanen agar tahan terhadap serangan bubuk.

Indonesia memiliki keragaman jenis bambu yang tinggi. Tantangannya adalah membangun rantai nilai dari kebun rakyat hingga industri.